Jalan Lain ke Syurga adalah Menjadi Ibu
Tampilkan postingan dengan label menjadi ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menjadi ibu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Oktober 2012

Tujuh Menu untuk Bayi


      Bayi di usia 6 bulan sudah mulai diperkenalkan dengan makanan padat selain ASI. Makanan yang biasa disebut sebagai MPASI atau makanan pendamping ASI ini diperkenalkan pada si kecil dengan yang halus terlebih dahulu. Kita bisa memulainya dari buah-buahan seperti pisang, atau bubur susu yang terbuat dari tepung beras. Bagi ibu, ada dua pilihan MPASI, yakni instan dan alami/buatan sendiri. Terserah ibu mau memberikan yang mana. Selang seling juga boleh. Keduanya ada plus minusnya. Mungkin untuk kekurangan dan kelebihan dari kedua pilihan tadi saya berikan pada lain waktu ya.
          Tujuh menu yang saya tulis di sini sudah saya coba sendiri untuk anak saya. Sempat juga saya perjualbelikan pada tetangga yang kerepotan mencari makanan sehat untuk bayinya. Alhamdulillah, pengalaman jualan bubur banyak menuai komentar positif. Ada yang tadinya nggak doyan bubur malah ketagihan bubur buatan saya. Ada juga bayi yang sampai umur 10 bulan hanya minum susu, lantaran tidak doyan makan. Bubur, buah dan biskuit sudah dicoba tapi tidak berhasil. Alhamdulillah setelah mencoba bubur buatan saya, bayi itu mau makan. Penasaran, nah ayo kita simak tujuh menu tersebut yang saya buat bervariasi tiap harinya:
SENIN             : Beras putih, bayam, labu siam, dan ayam
SELASA         : Beras putih, wortel, tahu, dan telur
RABU             : Beras merah, ayam, dan buncis
KAMIS            : Beras putih, tomat, wortel, dan ikan tongkol
JUMAT           : Beras putih, udang, dan daun katuk
SABTU           : Beras putih, selada, tahu, dan telur
MINGGU        : Beras putih, jamur, jagung manis, dan telur
Catat dulu menu di atas ya, Bu. Lain kali saya berikan cara pembuatannya.

Jumat, 03 Desember 2010

It's Amazing!


It's Amazing!
Saya ingat setahun yang lalu, saat sang pangeran menjemputku (red: suami). Bukan pertanyaan "Maukah kamu jadi istriku?" yang dia lontarkan, melainkan "Maukah kau menjadi ibu dari anak-anakku?"
Woh! pertanyaan tersebut bukan berarti dia adalah seorang duda. Namun, untuk makna yang lebih mendalam ialah bahwa ia membutuhkan seorang istri yang kelak tidak sekedar melahirkan anaknya saja, tapi juga bisa mendidiknya menjadi anak yang soleh/soleha. Amin.
Dan kini saya sudah benar-benar punya baby. Luar biasa rasanya menjadi ibu. Mulai dari melahirkan hingga ajal kelak. Ini PR besar buat saya. Karena itulah saya membuat blog ini. Inginnya berbagi dengan para pembaca, agar saya bisa mendapatkan ilmu dari sini. Karena manusia tak akan pernah sempurna.